Labels

Saturday, October 15, 2011

Sekilas Tentang Sepakbola Indonesia.

Cerita ini bermula ketika kejujuran dikalahkan kekuasaan. Ketika kebenaran tertimbun materi. Dan ketika sepakbola dijadikan bisnis oleh para petingginya. 

Persija Jakarta. Siapa yang tak kenal tim kebanggan Ibukota yang satu ini. Tim yang telah memiliki sejarah sejak tahun 1928. Tim berjuluk Macan Kemayoran, kebanggaan sekelompok manusia yang menamakan diri mereka The Jakmania. Saat ini, tim itu sedang tertimpa masalah. Masalah yang entah kapan terungkap kebenarannya.

Hadi Basalamah. Seorang Bapak yang telah ‘berhasil’ mengusik Macan kami. Yang telah mengganggu, dan kini ia merebut paksa Macan itu dari kami. Dualisme Persija. Masalah yang datang seiring dengan pergantian kepengurusan PSSI yang baru, musim kompetisi 2012 ini. Ya, musim ini ada 2 PT yang mendaftar sebagai administrator Persija. PT. Persija Jaya Jakarta yang dipimpin Ferry Paulus dan PT. Persija Jaya yang dipimpin Hadi Basalamah.

Kita semua tentu tahu, mana pihak yang benar. Pihak yang professional dan tentunya pihak yang resmi. Seperti yang kita ketahui bersama, Ferry Paulus adalah Ketua Umum Persija musim kompetisi 2012. Dan itu berarti, Ferry Paulus lah yang berhak atas Persija musim ini. Tetapi, apa nyatanya? PSSI yang menentukan hasil verifikasi Persija seakan dibutakan oleh hal-hal yang berbau kekuasaan, materi, dan tak jauh dari bisnis. Seperti yang sudah saya katakan  di awal paragraph tadi.

PSSI telah mengeluarkan keputusan ‘sepihak’ yang menentukan bahwa PT. Persija Jaya pimpinan Hadi Basalamah lah yang memenangkan verikasi. Merekalah yang akan memimpin Persija musim ini. Keputusan ini bagai petir di siang bolong. Berbagai pertanyaan pun timbul. Amarah dan emosi mulai tersimpan dalam dada. Dari segimanakah PSSI menilai? Dari segimanakah ‘kemenangan’ mereka? Sesungguhnya, hanya mereka yang tahu jawabannya.

Saya masih tak habis pikir, PT. Persija Jaya yang sampai detik saat saya menulis artikel ini, belum jelas siapa pemain-pemainnya, belum jelas siapa pelatih dan pengurusnya. Belum dan tidak dikenal masyarakat Jakarta. Tetapi, mengapa mereka yang lolos? (maksud saya, diloloskan).  Padahal Persija yang selama ini kita kenal adalah Persija yang telah memiliki sejarah dari dulu. Persija yang pernah menjadi juara Liga tahun 2001. Persija yang didukung oleh supporter militannya, The Jakmania. Persija yang didalamnya ada Bambang Pamungkas sebagai kapten kesebelasan. Persija yang sah, tanpa ada kebohongan dan rekayasa. Bukan Persija yang pemain-pemainnya diambil dari Liga 1 musim yang lalu. Liga baru, yang tak memiliki sejarah.

Yang ingin saya ungkap disini adalah, dimanakah hati nurani para petinggi-petinggi itu? Apakah sebenarnya mereka sadar yang mereka lakukan telah merugikan banyak pihak? Membuat gundah, marah, dan gelisah. Kami, disini, tak akan pernah tinggal diam. Tak akan pernah membiarkan Macan kami direbut begitu saja oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Pihak yang hanya mementingkan diri sendiri. Pihak, yang kami tau, tak sama sekali mencintai Persija kami. Hanya berkelakuan seolah-olah ia begitu mencintai kesebelasan ini, padahal tersimpan maksud dibalik semua itu. Suatu kebohongan belaka.

Jika PSSI tak bisa lagi merubah keputusan itu, jangan salahkan kami yang akan mulai bertindak sedikit keras. Dan jangan juga salahkan kami, jika kami akan mendukung Persija dengan cara kami sendiri. Mungkin musim ini, tak ada lagi nyanyian-nyanyian The Jakmania, tak ada lagi keceriaan di sudut-sudut Gelora Bung Karno, tak ada lagi semangat-semangat yang membara mendukung Tim kebanggaan kami berlaga, tak ada lagi canda tawa yang tercipta. Karena sesungguhnya, penunggu-penunggu Tribun yang begitu mencintai Persija itu sedang dilanda kegundahan. Kami, tak akan mungkin mendukung Persija yang lain. Yang tak ada Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas. Jadi, biarkan kami mendukung Persija dengan cara kami sendiri, jika kalian para petinggi yang terhormat, masih tetap yakin dengan keputusan yang menurut kalian benar, entah dinilai dari segi mananya.

Bukankah kalian yang akan merugi? Jika pertandingan yang akan Persija lewati di Gelora Bung Karno nanti, tak akan ditonton warga Jakarta yang katanya memiliki Persija? Bukankah kalian yang akan malu? Jika tim kalian terseok-seok mengarungi Liga musim ini, dengan pemain-pemain dadakan, yang diambil dari kompetisi seumur jagung, yang hanya setengah musim dan bahkan tak ada pemenangnya.

Sudah seburuk inikah sepak bola yang ada di Indonesia? Sudah separah inikah para pengurus-pengurus sepak bola negeri ini? Tidak kah lagi mereka memiliki perasaan? Sampai kebenaran pun rasanya susah sekali terungkap. Hanya karena materi. Hanya karena kekuasaan yang lebih tinggi. Apakah tak ada lagi yang bisa menjunjung tinggi kejujuran dan professionalisme? Sungguh, miris sekali bangsa ini, memiliki para pemimpin seperti mereka.

Jika ini yang mereka mau, mari kawan, kita rapatkan barisan. Untuk membantu temukan kebenaran. Dan jangan biarkan kebohongan ini terus berjalan. Sesungguhnya, Persija butuh kepastian. Dan tak akan kami biarkan Macan kami terlantar. Tak akan kami tinggal diam dan pasrah menunggu keputusan. Semua tahu, keadilan harus ditegakkan. Dan kami yakin, cepat atau lambat, kebenaran akan terungkap. Yang benar akan keluar sebagai pemenang.

Saya, hanya seorang siswi dari salah satu SMP Negeri di Jakarta, yang ingin menyampaikan segalanya yang ada dalam benak saya melalui artikel ini. Maaf, jika mungkin ada kata-kata saya ada yang salah dan kurang berkenan. Tetapi semua yang saya tulis ini dari hati terdalam, demi kemajuan sepak bola Indonesia dan demi menyelamatkan Sang Macan dari mereka yang telah kehilangan hati nuraninya.

Keep the spirit up! And you never walk alone, Persija Jakarta. :)
Rapatkan barisan dan teriakkan dengan lantang, #SavePersija!

Saturday, August 27, 2011

The two-days that I never forget!


Hei guyss!
Sekian lama gue gak buka blog dan gak nge post disini, sekarang gue mulai kangen nge-blog. Dan gue juga lagi pengen nyeritain tentang pengalaman gue yang super duper seruuu sebulan yang lalu.

Penasaran ceritanya apaaa? Tebak dongg! :P

Let's cekidoooot!

Gue bakal ceritain semuanya dari awal.
Yap, awal banget.

Semuanya dimulai dari kegilaan gue sama sepak bola. Saat itu, gue berniat ngajak temen-temen gue buat nonton pertandingan kualifikasi pra piala dunia 2014, Indonesia vs Turkmenistan di Stadion Gelora Bung Karno.
Awalnya gue sempet mikir gini, "halah, gak bakal jadi ini mah ujung-ujungnya"
Padahal ya, gue tuh semangat 45 banget mau nonton pertandingan ini. Dan dengan penuh kenekatan, gue mulai mengutakaran niat gue itu ke temen-temen. Gue ngajakin anak-anak futsal, soalnya ya logikanya sih mereka pasti sebagian besar mau nonton ini, Dan, feeling gue bener. Mereka semua sebagian besar antusias sama ajakan gue buat nonton Indonesia kali ini. Seneng. Asli, gue seneng banget.

Setelah 2 hari nyusun rencana, akhirnya tanggal 27 Juli 2011, kita niat buat mesen tiketnya. Eits, lebih tepatnya kata-kata "kita" diganti dengan "gue". Karena emang peraturannya itu kalo mau nonton harus pesen tiket dulu, dan baru pas hari pertandingan, dituker jadi tiket asli, yaa mau gak mau kita harus mesen lebih dulu. 1 orang dibolehin beli maksimal 5 tiket. Dan, alhasil......anak-anak semuanya pada nitip. Dengan berbagai alasan, mereka gak bisa ikut mesen tiket dan cuma bisa nitip. Sabar tirrrr.

Ok. jadilah hari itu yang pergi mesen tiket cuma gue, didit, & robbi. Ohyaa, kita ini rencananya mau nonton  di kategori 2, yang harganya 50ribu. Udah kan tuh, akhirnya gue didit robbi pas pulang sekolah langsung berangkat. Kita niatnya mau mesen tiket di pronto pim, karena disana emang bisa mesen tiket ituu. Dari sekolah, kita naik angkot D02, ditemenin dwiki yang sekalian mau pulang. Trus kita turun di halte lebak bulus. Dari situ, awalnya sih kita mau naik busway, tapi.....entah karena apa, didit ngajakin kita naik metromini 72. Disitu, kita akhirnya pisah sama dwiki dan lari-lari ngejar metro mini 72. Gila.

Akhirnya kita turun didepan Pim 2. Dan didepan pintu masuk, kita gak dibolehin masuk sama satpam garagara masih pake baju sekolah. Alhasil.................kita ganti baju didepan satpamnya HAHAHA ini serius loh -_- gue sama didit langsung buka baju pramuka gt didepan satpamnya dan masuk pim cuma pake kaos double-an yang udh penuh keringet. Trus robbi cuma pake almamater doang. Bzzzt.

Masuk Pim, yang pertama kita cari adalah toilet. Udh gak mau lagi nanggung malu kali ya. Hahaha. Selesai dari toilet, kita 'ngubek-ngubek' Pim, nyari dimana itu Pronto. Dan disinilah perjuangan itu dimulai kawan........................
*suara musik-musik menegangkan gitu ceritanya* -___-
Setelah lumayan lama nyari2 dimana pronto, akhirnya ketemu juga. Kita dengan pedenya udh mau masuk kedalem, sampe akhirnya gue 'gak sengaja' baca tulisan yg ditempel didepannya, kurang lebih isi tulisannya begini "Semua kategori tiket bola sudah HABIS". Sorry kalo gak persis katakatanya, gue agak lupa.

Gue. Robbi. Didit. Nyesek. Banget.
Cuma itu yang bisa ngegambarin perasaan kita pas ngebaca tulisan itu.

Ya bayangin aja panas-panas pulang sekolah langsung ke Pim, naik metromini pula. Eh sampe Pim, sia-sia banget. Habis coy HABIS. Semua kategori pula.
Gue inget banget pas itu didit sama robbi langsung balik badan. Langsung sok-sok ngeliat kebawah, dan persis banget orang yang lagi galauuuuu.

Gue langsung bilang ke didit, "Dit, nyesek"
Dan gue tau saat itu pun didit sama nyeseknya kayak gue.

Akhirnya kita jalan, menjauh dari pronto pim 2 karena gak mau nyesek lebih lama. Trus gue langsung nyaranin didit buat nelfon diorian karna saat itu gue udh gak kepikiran harus ngapain sekarang. Gue mikir kalo sampe gak mesen tiket hari ini, bisa-bisa gue diserbu anak-anak nantiiii. Kita pun langsung nelfon diorian yang saat itu lagi les -________-.

Dio nyuruh kita langsung ke GBK aja. Disitu, asli gue semangat bgt. Pengen langsung ke GBK gt rasanya. Tapi, didit sama robbi gak yakin. Saat itu udh jam 3, dari pim ke GBK itu gak deket. Ditambah jalanan pasti macet. Kita hampir aja nyerah, tapi akhirnya.....setelah berdiskusi bersama *ea* kita pun langsung cao ke GBK!

Dari pim, kita naik busway kearah GBK. Ohyaa, kita sempet nyasar loh HAHAHA garagara didit yang udah panik takut salah arah gitu. Akhirnya didit nyuruh kita turun dan ternyata jalurnya tuh bener -_______- kita nunggu busway selanjutnya kirakira 15 menit. Nyesek.

Demiapapun, pas itu gue aus. Ausnya pake banget. Sementara di busway gak ada kan yang jualan minum-_- dan ditengah-tengah kesengsaraan gue robbi didit yang lagi nahan aus dan capek, tiba-tiba segerombolan cewek-cewek berkerudung masuk busway dan hampir semuanya nenteng minum gitu. Darimulai aqua sampe ke pocari sweat. Jadilah kita makin nyesek. Gue sempet bilang ke robbi "rob...itu pocari sweat rob...enak banget kali ya kalo kita minum beeeh seger bgt" frustasi gue coy.

Akhirnya, kita sampe di GBK kawan!!!!!!!!!!!!!
Didepan GBK, banyak bgt tukang minuman. Didit nyuruh gue beli minum dulu biar ngilangin rasa ausnya, tapi gue gakmau. Gue udah nafsu banget mau dapetin tiketnya. Kalo pake beli minum dulu, makin lama kan jadinya. Lagian pas nyampe GBK itu gue udah sama sekali gak kepikiran minum. Yang ada diotak gue cuma tiket, tiket, dan tiket.

Gue, didit, robbi lari-lari sampe ke dalem GBK nya. Asli, kita excited bangetttt.
Nyampe sana, ada tukang minum yang neriakin kita "udah abis dek semua tiketnya" JEEEEEEEEEENG...gue putus asa. Gue bilang ke didit "balik aja deh yuk dit, percuma" tapi didit malah ngeyakinin kalo tiketnya tuh pasti masih ada dan masih bisa dipesen.

Setelah muterin GBK sambil lari-lari, kita nemuin segerombolan orang diddepan pintu 5, dan ternyata orang-orang itu adalah mereka yang pada mau mesen tiket. Tapi........ternyata tiket yang kesisa cuma yang kategori 1. Harganya 100ribu. Semua kategori yang lainnya HABIS. Sekali lagi, HABIS.

Hell yeah!
Gue panik.
Lo tau kan anak-anak cuma pada ngasih uang 50ribu, sementara tiket cuma kesisa yang 100ribu.
Akhirnya setelah kita telfonin anak-anak satu-satu dan minta persetujuan mereka, semuanya setuju kita nonton di kategori 1 aja dan mereka minta talangin dulu.
Nah, disitu masalahnya.
Setelah ngegabungin semua uang yang kita bawa dan kita punya, cuma ada 600ribu. Dan itu berarti kita cuma bisa beli 6 tiket buat 6 orang. Sementara, semuanya itu harusnya ada 8 orang.
Gue makin panik.
Dengan sangat amat terpaksa................nico dan pras gakbisa ikut nonton bola bareng kita. Pertama, uangnya emang gak cukup. Kedua, mereka gakada yang bisa dihubungin. Finally, bye kawan!

Jadilah tinggal sisa kita berenam yang jadi nonton Indonesia vs Turkmenistan. Gue didit robbi cali reihan dwiki.

Seneng banget gue seneng banget!! Akhirnya setelah melalui perjuangan super panjang, besok gue bisa nonton Indonesia!!

Kita akhirnya duduk duduk di depan pintu 5. Masih kepikiran sama pras nico yang gak bisa ikut nonton. Didit stress mikirinnya.
Dan disaat itu...............gue baru sadar kalo gue masih punya uang simpenan sekitar 100ribu!!!!!!!!! Telat abis. Gue telat banget ngasih taunya.
Masalahnya, kita gak ada fotocopy-an kartu pelajar lagi. Itu berarti, tetep aja gak bisa beli 1 tiket lagi. Satu-satunya cara, kita harus fotocopy kartu pelajar lagi. Dan disini, tukang fotocopy itu jauh bgt. Ada sih, ojek-ojek gt yang mau nge-fotocopy-in, trus kitanya bayar 5ribu. Sumpah ya, robbi tuh sampe lari-lari ngejar tukang ojek jasa fotocopy itu. Tapi ya tetep aja gak kekejar. Sedih abis.

Akhirnya kita mencoba ikhlas. Trus langsung duduk dipinggir2 jalan. Dan gue langsung ngibrit beli minum, gak kuat lagi nahan aus.
Rada nyesek sih. Aqua botol 4 ribu coy. Nyesel gue gak dengerin kata-kata didit tadi pas nyuruh gue beli mimum diluar GBK -_-

Pas lagi asik-asiknya duduk sambil minum aqua-botol-empat-ribu, tiba-tiba ada ribut-ribut gitu didepan loket buat mesen tiket. Ternyata, loketnya udah ditutup padahal masih jam 5 kurang 10 menit. Trus ada bapak-bapak yang marah2 gitu ke penjaga sama panitianya. Sampe dia bawa2 nama nurdin halid gitu. Serem.

Setelah puas minum, gue didit robbi akhirnya memutuskan untuk pulang. Karena gak mungkin kita diem disitu aja gitu nontonin orang yang lagi pada marah2. Mau sampe rumah jam berapaaa -_-
Ohya, gue mau curhat dikit. Kesel deh sama bokap. Gue udah sms dia panjang lebar nyeritain gimana perjuangan gue buat dapetin tiket di hari ini, eh bokap cuma bales 'yaudah' nyes....nyes...nyesek.

Oke balik lagi ke cerita, jadilah tuh akhirnya gue didit robbi jalan keluar GBK dannnn pulaaang!
Kita sempet nanya2 dulu ke tukang ojek, kalo mau kearah lebak bulus naik apa. Trus dikasih tau deh kita disuruh naik metromini gitu. Tapi gue lupa nomor berapa metromininya.
Akhirnya kita naik metromini. Dan untuk kesekian kalinya di hari ini....gue nyesek. Metromini nya penuh bgtt. Awalnya gue gak kedapetan duduk, tapi pas udah jalan, ada yg turun gt dan alhamdulillah gue dapet duduk :o)
Tapi tetep ya didit robbi berdiri karena emang metromini nya udah penuh bgt-_-

Trus akhirnya sampe deh kita di terminal blok m. Gue sama robbi turun disini dan lanjut naik metromini 610 yang kearah pondok labu. Didit masih terus naik metromini ini sampe ke terminal lebak bulus.
Yak, jadilah tinggal tersisa gue dan robbi yang sama-sama gak tau jalan.
Trus kita nanya2 gitu ke tukang minum, dikasih tau deh suruh tunggu bus 610 aja lewat nanti langsung naik sampe pondok labu.
Masalahnya, itu metromini gak dateng2. Sampe tibatiba.............segerombolan anak sekolah lari-lari bawa kayu, pentungan, dan sebagainya. Dan gue baru sadar kalo mereka itu lagi tawuran.
Gue panik.
Gue langsung ngomong ke robbi "rob anjir serem bgt"

Garagara frustasi nungguin 610 gak dateng2. robbi nanya lagi tuh. Dia nanya ke tukang ojek. Pas dia baru ngomong "bang", tukang ojeknya langsung nyamber gini "kenapa dek? Mau naik ojek?" trus robbi bilang "engga bang", tukang ojeknya nyeletuk gini "ooh pasti mau nanyain temennya yang pada tawuran ya"
BZZZZZZZZZT. Miris abis.

Trus robbi ngejelasin kan kalo dia tuh mau nanyain metromini gt, tukang ojeknya cuma ketawa2 aja.
Abis itu, ada sisa-sisa anak2 yang tawuran tadi lewat, dan ngeliatin gue serem banget. Tatapannya tuh kayak nyimpen dendam gt-_-
Kata robbi sih dia ngiranya gue tuh cewek dari sekolah musuhnya tawuran itu.
Yak, sedih abissssssss.

Setelah sekian lama penantian kita nunggu metromini 610, akhirnya dia dateng juga. Penuh sih, tapi biarinlah daripada kita nunggu disini sampe malem. Itu aja udah lewat maghrib. Dan disinilah nasib sial gue berlanjut, pas metromini nya lewat, gue sama robbi langsung lari gitu kan mau naik metronya, trus robbi naik duluan, baru deh gue naik. Nah, pas gue mau naik, metromini nya tuh jalan-__________- jadilah gue lari-lari dengan rok sekolah, ngejar metromini. Untung gak terlalu jauh. HAA!

Pas masuk metromini, penuh banget. Gue berdiri sampe mana gt, lumayan jauh deh baru gue akhirnya dapet duduk-_-
Dan perjalanan dari blok m ke pondoklabu tuh jauh banget ternyata.........-_-
Ditambah itu malem2-_-

Ceritanya, udah sampe nih gue sama robbi ke pondok labuuuu! Daerah kekuasaan kita HAHAHA.
Trus gue lanjut naik angkot 02 sampe rumah, dan robbi naik 105 sampe rumahnya juga.

Gue sampe rumah kira-kira jam 9an. Dan alhamdulillah gak dimarahin sama sekali B-). Nyokap bokap gue cuma bilang "gimana kak dapet gak tiketnya? Udah sana mandi cepet" muahaha, udah maklum kali ya mereka sama gue kalo udah berhubugan sama bola -_-
Selesai mandi, gue ceritain tuh semua ke nyokap bokap gue. Eh nyeseknya.........gak ditanggepin coy cerita gue -________- udah ah bubar.

Trus tibatiba ada sms dari tasya, dia nanyain "gmn tir dpt tiketnya?" trus gue ceritain tuh ke tasya gimana perjuangan gue didit robbi tadi. Dan tasya blg "Hah?anjirrr tir gak capek?gila sumpah lu cewek nekat bgt tir masya allah -_-"
Garagara tasya ngomong kayak gitu, gue mikir................. kayaknya cuma gue ya cewek yang super nekat kayak gini. Rela kayak gitu demi selembar tiket bola. Tapi justru gue bangga ah \m/

Okey. Cerita hari ini selesai kawannnnn! Gue baru ngerasain yang namanya perjuangan sesungguhnya. Gue banyak bgt dapet pelajaran di hari ini.


Kamis, 28 Juli 2011.

Finally. Hari yang kita tunggu dateng juga! Today will be a GREAT DAY.

Pagi-pagi gue dateng ke sekolah kayak biasa. Bedanya, tas gue hari ini isinya bukan buku, malahan baju bola, baju ganti, bekel makanan dan sebagainya buat nonton bola nanti.
Kebetulan, hari ini emang gak belajar karena ada Isra Mi'raj disekolah. Yuhuuuw.
Sampe sekolah, gue langsung diserbu anak-anak yang udah menantikan cerita gue dihari kemarin~
Dan sama kayak tasya, mereka kaget denger kenekatan gue -_______-

Trus gue seneng bgtttttttt hari ini, gak sabar pengen cepet-cepet nanti sianggg.
Rencananya sih abis selesai Isra Mi'raj gue sama anak-anak yang lain mau langsung ke GBK. Kita mau nukerin tiket yang kemarin udh dipesen. Tapi akhirnya.......rencananya gagal total-_-

Pas pulang sekolah, kita semua malah jadi makhluk rempong.
Trus akhirnya didit cali reihan dwiki robbi pada kerumah diorian. Diorian juga hari ini nonton Indonesia Turkmenistan, tapi dia pisah sama kita-kita. Dia nonton sama nyokap & adeknya di Vip.
Akhirnya, garagara mereka semua mau main dulu kerumah diorian, gue pulang aja dulu kerumah. Kebetulan rumah gue deket sama diorian.

Sampe rumah, gue nyiap2in semua barang yang mau gue bawa ke stadion. Ribet abis.
Ohiyaaa! Bokap gue lagi di GBK, mau beli tiket bola. Tapi.......tibatiba dia nelfon gue dan bilang dia lagi otw balik kerumah, garagara dia gak sanggup ngantri. Antriannya panjang bgt katanya. Yaudah gue mah selow aja, walaupun bokap nyokap adek gue gak jadi nonton, gue masih ada temen-temen ini. Walaupun, gue cewek sendiri.

Pas gue udah mau berangkat, bokap gue sampe rumah. Trus dia nitip uang 200 ribu ke gue buat beliin dia tiket. Plissss deh, disini gue bingung. Ngapain dia balik kerumah kalo sebenernya dia mau nonton-________-
Kata ayah, kalo gue beli disana nanti mungkin udah gak ngantri gitu. Yaudah, gue sih iya iya aja.

Akhirnya gue berangkattt! Gue kerumah diorian dulu nyamper anak-anak yg lagi pada disana. Sebenernya sih gue gaktau persisnya rumah dio dimana, cuma tau gang nya doang. Pas gue nyampe depan gang rumahnya, gue dijemput sama reihan naik sepeda-_- dan dia gilagilaan bgt bawa sepedanya-_____-

Trus pas gue nyampe sana, kita langsung aja pada jalan otw GBK. Dari rumah dio, kita naik angkot 17 sampe ke halte busway pertanian. Trus dari sana kita lanjut naik busway sampe ke GBK. Sepajang perjalanan, gue gak berhenti2 ketawa. Ya iya, kalo udah ada dwiki, aditcali, didit ya pasti lucu dan ngelawak terus. Ditambah ada robbi reihan. Lengkap.

AKHIRNYAAAAAA, SAMPE DI GELORA BUNG KARNOOOO!!!!!!!!
Disana udah rame bgt, semua serba merah. Padahal itu masih jam 3an kalo gak salah. Dan bolanya mulai jam 7 malem -___-.
Ohya! Disini banyak bgt calo yg ngejualin tiket gt. Semua kategori ada. Tapi pastinya harga lebih mahal. Gue langsung nelfon bokap, gue bilang disini ada yg jual tiket kategori 1, tapi harganya 150ribu. Kata bokap gue itu kemahalan-_- trus gue disuruh nawar, kalo dapet 125ribu gakpapa beli aja. Sementara gue..........gakbisa nawar.


Trus didit bilang katanya kalo beli di calo gitu takut palsu. Akhirnya gue gak jadi beliin ayah tiket-_- Didalem ternyata banyak juga calo tiket. Gue makin bingung. Semuanya ngejualin tiket kategori 1 yang harga aslinya 100ribu, dijual 150ribu. Gue telfon bokap lagi. Dia tetep kekeuh gak usah dibeliin kalo harganya segitu. Akhirnya yaudah deh kita langsung nyari tempat penukaran tiketnya kan, abis dapet tuh tiket asli, kita ke kantor bokapnya reihan. Nganterin reihan sekalian katanya mau dapet makan gratis dari bokapnya, HEHE.

Kantor bokapnya reihan di mendiknas, di samping GBK. Kita jalan kesana dan nyari-nyari bokapnya reihan gt. Ohya, dijalan kita nemuin ada yg jualan mainan anak-anak gitu didalem kantor mendiknas. Kita semua ngakak. Trus masalah itu kita bahas abis-abisnya. Dwiki bilang "lo bayangin deh, apa maksudnya coba jual mainan anak-anak di kantor mendiknas" trus ada yg nyeletuk "kali aja kalo yg kerja lagi pada stress butuh hiburan gitu, makanya dijualin barbie, mobil-mobilan gt" HAHAHAHA-_-

Akhirnya kita ketemu jugaa sama bokapnya reihan. Asli, mirip reihan bgt arab-arab gt mukanya. Trus kita ditraktir di kfc mendiknas. Makasih bgt ommm! :P

Setelah puas makan, kita bareng-bareng shalat di masjid kantor mendiknas. Dan ada kejadian lucu di masjid ini. Jadi, dwiki kan abis ngelepas sepatu gitu, trus dia entah iseng atau apa, langsung ngelempar sepatunya kebelakang gitu, tanpa ngeliat dibelakangnya ada apaan. Dan pas bangeeet! Sepatunya kena ke kepala bapak-bapak yg mau masuk masjid HAHAHAHAHAHAHAHA lo harus tau itu lucu bgtt kejadiannya -___________- bapak2 nya langsung marah gt, dwiki udah panik plus kicep wakakak! Gue sama yang lain cuma bisa nahan ketawa.

Selesai shalat, kita balik nemuin bokapnya reihan lagi, trus kita dikasih aqua botol satusatu gitu buat persediaan katanya hahaha alhamdulillah yah ;;). Trus setelah pamitan sama bokapnya reihan, kita balik lagi ke GBK. Itu sekitar jam setengah 5an kayaknya.

Ohiya, bokap nyokap gue udah nyampe GBK loh. Emang dasar mereka sama nekatnya kayak gue, mereka langsung ke GBK tadi buat beli tiketnya sendiri gitu, dan akhirnya pun mereka dapet tiketnya. Tiket asli dan gak beli di calo. Mereka juga nontonnya di kategori 1, sama kayak gue dan temen-temen.

Ehiya, ada satu cerita lucu lagi nih. Pas jalan balik dari mendiknas ke GBK, dipinggir2 jalan GBK tuh banyaaak bgt tukang jualan gitu kan. Dan kita nemuin beberapa tukang jualan yang barang dagangannya tuh gak layak dijualin di stadion sepak bola. Pertama, tukang kerokan buat masuk angin gitu HAHA. Trus anak-anak pada bilang "oh itu mungkin dia niatnya baik kali, siapa tau nanti di stadion ada yang masuk angin gitu kan malem2 bolanya, jadi dia nyedian kerokan" lol bgt woooy!
Kedua, ada yang jualan minyak wangi. Ini lagi............maksudnya apa-_- mungkin ada kaliya yang sebelum nonton bola sempet2 nya beli minyak wangi dulu biar nanti pas di stadion baunya sampe ke pemain timnas di lapangan -______-
Ketiga, ada yang jual poster justin bieber. Diantara yg lain, ini yg paling gak masuk akal. Apa coba tujuannya jual beginian-_- kalo yang dijual itu poster bepe bachdim gtgt sih masih wajar. Tapi ini........justin bieber. Sampe didit bilang gini "kesel gue. maksudnya apa sih jual begituan, yekali gitu ya nanti di stadion ada yg teriak2 bawa poster justin sambil teriak2 'justin biebeeer justin biebeeer' salah gaul amat orang pada teriak 'bepe' 'bachdim' dia teriaknya 'bieber' HAHAHAHA

Lanjut ke cerita awal, gue dan temen2 memutuskan untuk fotofoto pamer tiket didepan pintu masuk stadion, sebelum kita masuk. Nih cekidot foto-fotonyaa!







Tuh, betapa bahagianya kita-kita saat itu wkwkwk.
Sekitar jam setengah 6, kita masuk ke stadion, lewat pintu 5!





Hahaha, masih sempet-sempetnya yah kita foto2 dulu sebelum masuk pintu stadionnya :P

Ohya, disini gue udah ketemu sama bokap nyokap & adek gueee.


Tuh, adek gue dengan terompet yang baru dia beli dan dengan syal yang dia colong dari lemari gue.

Nyokap bokap & adek gue akhirnya masuk stadion duluan. Soalnya gue sama yg lain masih sibuk foto2 hahaha :$ jadilah gue pisah sama mereka sampe bola selesai, baru pas pulang gue ketemu mereka lagi-_-

Aaaand, here we are! Stadion Utama Gelora Bung Karno!!! Timas Indonesia, here we come! :)




Sumpah, gue excited BANGET!

Kita ngobrol2, bercanda, makan, minum, dan sebagainya sambil nunggu petandingannya mulai. Dan pastinya, kita ngeliat Timnas latihan sebelum pertandingan. Okey, cekidot lagi foto2nya kawaan :D

Ini Rahmad Darmawan lagi ngecheck lapangan.


Timnaaas!!! :D


Markus & Ferry Rotinsulu!


Setelah lama nunggu, akhirnyaa pertandingannya mulai jugaa!! Dan dimuali dari sekarang, Gelora Bung Karno dipenuhin orang-orang berbaju merah, yang gak kenal kata lelah buat nanyi2, teriak2, joget2 dukung Timnas Indonesia.

Pertandingan berjalan seru bgtttt! Indonesia ngedominasi jalannya pertandingan, sampe akhirnya Gonzales ngegolinnn! 1-0 Indonesia!



Gonzales ngerayain golnya yg pertamaa.

GBK makin heboh. Makin riuh. Semua orang teriak-teriak nyebut nama "Indonesia". Dan gak lama setelah itu, kita dibikin teriak lebih heboooh lagi.Gonzales ngegolin kedua kalinya. Berkat umpan dari Boaz. Indonesia, 2-0!


Gue suka bgttt foto ini. Jadi, gue lagi mau ngefoto papan skornya, trus tibatiba reihan ngibar-ngibarin bajunya ke udara gitu. Dan, jadilah foto ini :D

Pertandingan makin seruuu. Sekarang, untuk ketiga kalinya GBK dibikin super heboooh! Nasuha ngegolin. Golnya berkelas bgt. Kelas internasional. 10 jempol buat gol nasuhan kali iniiiii. Indonesia, 3-0!




Ohya, gue sempet ngefoto tulisan 'goal' yang ada di papan skor, trus foto petasan setelah gol, dan red flare di GBK. Nih foto2nyaa :D










Tuh keren kan fotonyaaa B-)


Abis gol Nasuha, Turkmenistan memperkecil gol jadi 3-1. Trusss, ditambah lagi golnya sama M. Ridwannn! Yay, Indonesia 4-1!




Tapi setelah gol ini....semangat pemain2 Turkmenistan kayak bangkit gitu. Mereka memperkecil selisih gol lagi, nambah 2 gol. Awalnya 4-2, trus mereka golin 1 gol lagi sampe akhirnya jadi 4-3.........


Gak lama setelah itu, pertandingan selesaiiii!!!!!!! Alhamdulillah Indonesia menang dan bisa lanjut ke babak selanjutnya kualifikasi Pra Piala Dunia 2014.

SENENG BANGET.
Cuma 2 kata itu yang bisa ngegambarin gimana hari inii. Gokil gilaaaa! Bener-bener hari yang gak akan pernah gue lupain seumur hidup. Gue bangga bgtt jadi bagian dari negara Indonesia. Dan di hari ini, kebanggaan itu berlipat-lipat ganda.
Sampe-sampe didit bilang gini ke aditcali "cal, ngetweet deh sekarang, 'lagi bangga sebangga bangganya orang yang lagi bangga' hahahah :D"

Bener kata didit, bangga bgt gue, bangga bgt.
Kita semua keluar stadion dengan senyum super lebar. Sambil nyanyi2 kemenangan. Yap, hari ini kita menang. Kemenangan ini bukan cuma buat Timnas Indonesia, tapi buat semua pendukung Timnas, dan buat semua rakyat di Indonesia. Seneng paraaahhh!

Pas udah diluar stadion, kita-kita nungguin bokap nyokap sama adek gue yg masih ada di dalem stadion. Soalnya, nanti gue pulang bareng nyokap bokap, dan temen-temen gue pulang bareng bokapnya reihan. Ohya, gak lupa dong pastinya kita foto-foto lagiiii wkwkwk kesempatan kayak gini gak boleh dilewatin, karna gak bakal dateng 2 kali.








Liat deh..bendera di pipi gue....................kebalik. HAHAHAHA malu-______-


Gak lama setelah foto-foto, nyokap bokap sama adek gue datengg. Jadilah kita semua pisah disitu. Gue pulang sama bokap nyokap. Tapiii gue masih sempet2nya foto2 hahahahahaha :P



Terakhir, ini foto gue sama nyokap gue yang super gaul 2011!!!!!!!!! -____-


Finally, berakhir sudah semua keseruan di hari ini. Puas seharian ini teriak2, joget2, nyanyi2 dan sebagainya. Suara gue serak, demi Timnas Indonesia. AAAAAAAAAA super duper seneng!!!!!! Gak bakal lupa sama hari ini, dan hari kemarin. 2 hari paling seru, yang bener-bener ngasih gue banyak pelajaran baru.

Timnas Indonesia, YOU ROCK MY DAAY!
Didit, Aditcali, Dwiki, Reihan, Robbi........ WE ARE AWESOME.

Thanku guys, me love ya!

Okey, cukup segini aja cerita gue tentang 27-28 Juli 2011 yg superrrrr seru. See u on the next story. :)

Sunday, April 17, 2011

Launching buku Bepe! 16th Apr '11, Unforgettable day!

Heey! I miss u my blog! Lama sudah aku tak bercerita disini kawaan ;S
Dan sekarang, gue mau nyeritain segimana serunya hari kemarin!! Whoaa ;D

16 April 2011.
Hari ini, tepatnya hari Sabtu.
Ada launching bukunya Bepe di kantor majalah Bola, daerah Palmerah Barat. Dan seperti yang kalian semua tau, gue ini salah satu dari sekian banyak orang yang 'tergila-gila' sama Bambang Pamungkas.
Entah gue kena pelet apa dari dia, gue juga gak ngerti. Intinya, gue ngefans sama dia. Dan itu udah gue alami selama 5 tahun lamanya.

Trus kemarin..... dengan segala bujuk rayuan, akhirnya nyokap mau nemenin gue dateng ke launching bukunya Bepe. Hahaha soalnya sempet ada sedikit ancaman dari gue ke nyokap, kalo dia gak mau nganterin plus nemenin gue, gue mau nekat berangkat sendiri kesana. Yang penting gue dateng dan gue ketemu Bepe.

Yaaap, segitulah gilanya gue sama Bepe. Susah dilarang siapapun.

Akhirnya gue berangkat ke kantor bola, sama nyokap dan adek gue. Tau gak? kita naik angkot loh kesana. Haha karena bokap lagi gak ada dirumah, terpaksa kita naik angkot.
Buat gue sih gak masalah, naik apa aja yang penting gue sampe kesana :p

Dan itu bener-bener perjuangan banget kawan!
Pertama, kita naik angkot 36 dari depan gang rumah gue. Trus turun di cilandak dan naik kopaja gitu gue lupa yang nomor berapa-_- haha trus turun di terminal blok m, dan lanjut lagi naik kopaja yang kearah palmerah.

Panas-panasan, lari-larian, semuanya demi Bepe! Gaaaah >,<
Kita turuh dari kopaja didepan kantor kompas gramedia. Dan disitu tuh sempet kebingungan nanya sana sini dimana kantor Bola-nya.
Ternyata, kantor Bola ada di palmerah barat gitu, dan kita masih harus jalan lumayan jauh buat nyampe kesana.

Jadilah tuh, gue nyokap dan adek jalan sampe kedepan kantor bola.
Nyampe disana..... u-must-know! itu udah rame bangeeet.
Gak tau gue yang telat atau mereka yang datengnya kecepetan. Hahaha
Trus gue langsung kan ngambil kupon buat beli bukunya gitu. dan nunggu hampir 1 jam laah, soalnya pintu masuknya dibuka baru jam setengah 12an lewat. RAWR!

Sempet kecewa sih, ternyata launching nya itu beda dari launching2 buku yang selama ini gue tau. Launching buku Bepe tuh ekslusif!
Jadi, dia nge promosiin buku gitu ke media. Trus buat yang umum, nunggu dulu diluar sampe dia selesai urusannya sama media. Nah abis itu, baru deh yang orang umum boleh masuk ke dalem. Itu juga cuma ngantri, trus bukunya di tanda tanganin sama Bepe. Ya walaupun gitu, dua kata buat launching buku Bepe kemarin: HAVE FUN!

Gak boong, kemarin itu seru parah! Bepenya ganteng abis cooooy!
Hahahaha dia pake jaket timnas gitu warna merah, sama celana jeans. 
Cool!

Pas ngantri buat minta tanda tangan Bepe di buku kita, gue udah sibuk banget moto2 Bepe gak berhenti2 -____- hahaha trus pas tiba giliran buku gue yang di tanda tanganin......... dag dig dug jeder! gue ngerasa pengen pingsan ngeliat bepe deket banget sama gue! Hahaha ok norak bgt ye gue -_-

Pas Bepe lagi nanda tanganin buku gue, gue sempet bilang ke dia
"boleh minta ditulisin untuk tiara gitu gak? hehe"
daaaan dia jawab! "boleh dong pastinya"
WAAAAAA! asli, gue gak napak! hahahaha -_-
dia baik banget!!! langsung nulisin dibawah tanda tangannya kaya gini "TO = TIARA"
Dan gue pun memberikan senyuman terbaik gue selama ini! Gue senyum selebar-lebarnya sambil berkali-kali bilang "makasiiiiih" ke dia. Zzzz.

Abis itu....... Gue minta dia tanda tangan di baju Bepe gue. Hahaha bodo amat mau dibilang gak tau malu atau apa sama orang, yang penting gue seneng! :p
dan dia dengan senang hati langsung tanda tangan di baju gue yang gambarnya foto dia. pake tinta emas pula tanda tangannya! ;;) sayang fotonya belum gue masukin ke laptop, jadi sorry blm bisa gue share hehehe

Trus udah deh gantian sama yang lain kan, dan harusnya sih abis bukunya ditanda tanganin sama Bepe tuh kitanya langsung keluar, tapi................. cuma orang aneh yang abis itu langsung keluar! hahaha soalnya disini banyak banget pemain bola gitu. kan lumayan tuh :p

kemarin, gue sempet foto sama salah satu pemain persija, Leo Saputra!
Wuahahah seneng banget hoooy!!! :D :D

Trus juga gue foto dan minta tanda tangannya Sutiyoso, mantan gubernur Jakarta! :p abis itu gue juga foto sama istrinya Bepe! Mbak Dewiiii :)
cantik banget deh tuh orang, nyokap gue aja bilang dia kayak artis :O

Dan gak kalah senengnya, gue ketemu Bung Ferry! kalo kalian suka Persija, mungkin gak asing lagi sama orang yang satu ini. Hahaha ini diaaa pas gue lagi minta tanda tangan Bung Ferry
Baik kan diaaa :S
Abis itu, tanpa pikir panjang lagi, gue langsung minta foto bareng dia! :p
Hahahaha dia bergaya The Jak gituu tangannya wehehehe

Setelah puas lari-larian minta tanda tangan sama foto pemain bola. artis2, dan sebagainya, gue foto2 aja disitu. hahaha lumayan lah kenang-kenangan. jarang kan bisa begini, malah mungkin sekali seumur hidup. makanya, mumpung lagi ada kesempatan harus gue manfaatin dooong :p

Sementara ituuuu, Bepe nya mah masih tetep sibuk nanda tanganin buku2 yang udah dibeli fans2nya. sabar banget ya dia tanda tangan segitu banyaknya :O

Sampai akhirnya, waktu udah gak bersahabat lagi. Jam setengah 3 an gitu, abis selesai tanda tangan di semua buku yang dibeli saat itu dan abis konferensi pers gitu, Bepe ngucapin makasih dan mau pamit pulang karena dia ada latihan sama Persija sore itu.

Walaupun gitu, gue puas! puas banget!
Ngeliat Bepe dengan jarak sedeket itu selama kira-kira 4 jam! :D
Rasanya pengen semua itu gak akan pernah berakhir....
Hahaha sampai disini ceritaku kawan,
See you!